Sabtu, 22 Oktober 2011 - 16:00:45 WITMendikbud berharap Unpatti Ambon jadi PT internasional
Diposting oleh : Marinyo Unpatti
Kategori: Universitas - Dibaca: 653 kali
Mendikbud berharap Unpatti Ambon jadi PT internasional
Ambon (ANTARA News), Jumat, 21 Oktober 2011
- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh berharap
Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon dapat berkembang dan menjadi
perguruan tinggi (PT) berskala internasional di masa mendatang.
"Unpatti Ambon harus berkembang menjadi univesitas berskala
internasional, sama seperti PT terkemuka lainnya di tanah air," kata
Mendikbud, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Direktur
Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Achmad Jasidik, pada pemilihan
rektor Unpatti Ambon periode 2012-2016, di Ambon, Jumat.
Menurut Mendikbud, rektor terpilih harus mampu mengoptimalkan
pengembangan program studi unggulan dan disesuaikan dengan karakteristik
daerah, sehingga kualitas lulusan yang dihasilkan mampu bersaing dengan
lulusan PT ternama lainnya di tanah air.
"Siapa pun yang terpilih menjadi rektor untuk periode 2012-2016 harus
mampu bekerja keras untuk menjadikan Unpatti sebagai universitas
unggulan serta melahirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di masa
mendatang," katanya.
Rektor terpilih juga diingatkan untuk memelihara dan meningkatkan
keamanan dan kenyamanan proses perkuliahan mahasiswa, serta menghindari
konflik kepentingan yang sempit yang berdampak menghambat proses
perkuliahan berkualitas.
"Rektor yang terpilih nantinya harus mampu menjaga kondisi kampus
selalu kondusif, sehingga proses perkuliahan dapat berjalan lancar, di
samping meningkatkan kebersamaan antarpara dosen," katanya.
"Sekali lagi Unpatti Ambon dalam periode kepemimpinan Rektor baru empat
tahun mendatang harus mampu go international," tandas mendikbud.
Kelas Internasional
Sedangkan Prof DR Thomas Pentury M.A yang trpilih sebagai rektor baru
periode 2012-2016 dalam rapat senat istimewa itu, mengatakan, kelas
internasional akan dibuka pada program studi tertentu yang telah
memenuhi standar akreditasi dan didukung kualitas SDM maupun
sarana/prasarana.
"Beberapa program studi tertentu di Unpatti sudah bisa dibuka kelas
internasionalnya karena kualitas tenaga pengajarnya telah memadai, di
samping memenuhi standar akreditasi serta sarana dan prasarana
penunjang," katanya.
Pentury yang saat ini juga masih menjabat sebagai Dekan Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) itu, menegaskan, dirinya
akan bekerja keras dengan dukungan seluruh civitas akademika Unpatti
untuk menjadikan perguruan tinggi itu sebagai salah satu unggulan di
tanah air seperti yang diinginkan Mendikbud Muhammad Nuh.
Kendati demikian dia mengakui, keinginan Mendikbud itu akan dilakukan
secara bertahap dengan menerapkan program akademik berstandar
internasional.
"Masih banyak insfrastruktur pendukung yang perlu dibenahi dan
ditingkatkan termasuk kualitas SDM para dosen. tetapi pada beberapa
program studi yang menjadi unggulan selama ini sudah bisa dibuka kelas
internasionalnya," ujar Pentury.
Pentury terpilih sebagai Rektor Unpatti periode 2012-2016 dalam
pemilihan yang dipimpin Ketua Senat Unpatti Ambon, Prof DR Bert
Tetelepta dengan meraih meraih 44 suara, disusul Prof. Dr. Tonny Donald
Pariela MSi dengan 20 suara dan DR. Ir. A Kastanya MS (18 suara) serta
satu lainnya tidak sah.
Pelantikan Rektor terpilih dijadwalkan dilaksanakan pada 25 Januari
2012 bersamaan dengan selesai masa jabatan Prof DR Bert Tetelepta yang
telah memimpin universitas negeri terkemuka di Maluku itu selama dua
periode. (ANT)
Editor: B Kunto Wibisono










Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online