“CATCH ME IF YOU CAN: A CIRCULAR APPORACH FOR PLASTIC WASTE” WEBINAR #5 EDUCATION FAIR 2020

UNPATTI,- Universitas Pattimura melalui International Office menyelenggarakan Webinar Session 5, bekerjasama dengan HZ University of Applies Sciences the Netherlands, pada Jumat, 4 September 2020.

Kerjasama antara Universitas Pattimura dengan HZ University of Applies Sciences the Netherlands, merupakan implementasi dari kerjasama atas MoU yang telah ditandatangani bersama sejak tahun 2018 di bidang pendidikan. HZ University of Applied Sciences sendiri berada di Vlissingen yang merupakan sister city dari kota Ambon. Sejak Tahun 2018, Universitas Pattimura telah melakukan kegiatan dimana beberapa pengajar dari HZ University of Applies Sciences, melakukan kuliah tamu dan diskusi-diskusi ilmiah di beberapa Fakultas seperti Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Teknik serta Pusat Studi Bahasa.

Webinar seri#5 dalam bentuk Kuliah Tamu diprakarsai oleh International Office dengan menggandeng Program Studi  Teknik Industri Universitas Pattimura  dan mengusung tema “ CATCH ME IF YOU CAN: A CIRCULAR APPORACH FOR PLASTIC WASTE” .

Materi yang berikan terkait dengan bidang teknik industri tentang bagaimana mendesain produk-produk pengganti plastik sekali pakai dan bagaimana mendaur ulang plastik menjadi produk-produk berguna lainnya. Hal ini dikarenakan produksi sampah plastik sangat tinggi dan Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia.

Pembicara pada webinar ini adalah Ir. Liliane Geerling, MTD merupakan Dosen pada HZ University of Applies Sciences the Netherlands dan Francesca Alberti, M. Arch merupakan aktifis ramah lingkungan dari Clear Rivers yaitu, suatu Organisasi (NGO) dari Uni Eropa yang bergerak untuk peduli dan membersihkan pembuangan sampah plastik di perairan.

Kedepan, Clear Rivers merencanakan membangun Living Lab Water di Indonesia Timur dan mereka berharap bisa melakukan kerjasama itu dengan Universitas Pattimura. Ada pula upaya Clear Rivers untuk membangun tempat pengolahan ulang bahan-bahan sampah plastik untuk menjadi bahan yang berguna, sehingga mahasiswa nantinya bisa melakukan penelitian sekaligus melakukan praktek atau magang terkait dengan bidang ilmu.

Ketua Jurusan Teknik Industri D. B. Pailin. ST, MT memperkenalkan  tentang program studi Teknik Industri Universitas Pattimura dan upaya berkelanjutan untuk membangun kerjasama dengan HZ University of Applies Sciences.  Moderator kegiatan ini W. Latuny, ST, M.Si, M.Phil., Ph.D. Dosen Fakultas Teknik yang juga merupakan Ketua International Office.

Topik yang dibicarakan oleh Ir. Liliane Geerling, MTD :

  • Pengenalan pelampauan batas dunia; pertumbuhan konsumen yang cepat, pendekatan secara bertahap, lingkaran ekonomi dan hirarki limbah.
  • Pengaruh sampah plastik pada sistem air
  • Circular approach (pendekatan daur ulang) untuk sampah plastik: kerangka penelitian dari sumber hingga tenggelamnya
  • Contoh penerapan Circular approach (Pendekatan Daur Ulang) di Vietnam dan nilai dari rantai kreasi
  • Kepentingan dan cara memonitor sampah plastik

Francesca Alberti, M. Arch, berbicara tentang :

  • Clear Rivers: Circular Approach (Pendekatan Daur Ulang) untuk meredam siklus sampah plastik.
  • Produk daur ulang dari sampah plastik : pulau apung, kursi, batu bata, dll
  • Kesadaran dan edukasi: program pembersihan dan edukasi

Dekan Fakultas Teknik DR. W. R. Hetharia, M. App., Sc. memberikan apresiasi terhadap penyelenggaran webinar yang diselenggarakan dalam masa pandemi ini. “Hal yang terpenting adalah Fakultas Teknik telah membangun link dengan universitas ternama diluar negeri dan ini adalah salah satu langkah maju dan diharapkan kedepan kegiatan-kegiatan dengan skala internasional akan tetap digelar”, ujarnya

Dekan Fakultas Teknik juga mengatakan masalah-masalah yang didiskusikan pada webinar ini adalah masalah global yang menjadi perhatian bersama.  “Sampah Plastik ini merupakan isu global yang menjadi masalah diseluruh dunia, sehingga pola atau metode yang diterapkan dalam pengelolaan sampah di negara-negara maju dapat diterapkan secara lokal di daerah ini “Dekan Teknik juga berharap agar dosen dan mahasiswa dapat melakukan penelitian secara terarah, dimana materi Webinar ini bisa menjadi salah satu referensi.

Ketua International Office W. Latuny, ST, M.Si, M.Phil, Ph.D mengemukakan dengan adanya webinar ini menjadi cikal bakal dari pengembangan kerjasama lintas keilmuan dan lintas fakultas, karena materi ini mempunyai keterkaitan ilmu dengan  manajemen perairan, teknik sipil, atau fakultas pertanian konsentasi bidang lingkungan. Selain itu pelaksanaan kegiatan Akademik ‘kuliah tamu’ bisa mendukung akreditasi Program Studi.

Pada wawancara terpisah, menyikapi kebijakan Kampus Merdeka; Merdeka Belajar, Dekan mengatakan Fakultas Teknik optimis dan siap menerapkan kebijakan tersebut “Forum Dekan Teknik Seluruh Indonesia jauh sebelumnya telah menggaungkan penerapan kebijakan ini, namun karena  kita masih berada dalam kondisi pandemi, tentu ada kendala, sehingga apa yang bisa kita lakukan secara lokal akan kita lakukan “, ujarnya.

Fakultas Teknik juga terus berupaya untuk melakukan tridarma dalam masa pandemi ini, dimana proses pembelajaran  terus dilakukan secara daring melalui sistem  e-Learning dan penggunaan aplikasi zoom untuk  kegiatan diskusi-diskusi mahasiswa. Tetap melakukan kegiatan penelitian-penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, melalui kegiatan kelompok nelayan masuk kampus dan upaya pendampingan desa pada Kabupaten Seram Bagian Timur. Disamping itu Fakultas Teknik juga akan membentuk Badan Pengakajian Teknologi sehingga nanti akan bisa berkiprah untuk menghasilkan inovasi-inovasi.

International Office akan tetap memfasilitasi prodi-prodi lain yang ingin malakukan kegiatan akademik seperti pelaksanaan kuliah tamu dengan institusi mitra sesuai bidang keilmuan.  Universitas Pattimura terus berupaya untuk melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi di luar yang memiliki kompetensi dan masuk pada rangking 100 QS dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.