Meningkatkan Ketahanan Sivitas Akademika FKIP Unpatti Sebagai LPTK Terdepan Berbasis Laut Pulau Menuju Era Normal Baru – Dies Natalis Ke-59 FKIP

UNPATTI,-  Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka  peringatan Dies Natalis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura ke-59, dilaksanakan secara Virtual, Kamis (10 September 2020).

Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, di lanjutkan dengan laporan ketua panitia, pemutaran Video sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNPATTI, mengheningkan cipta, sambutan Rektor Universitas Pattimura dan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, orasi ilmiah Dr. Healthy Kainama, S.Pd., M.Si tentang “Eksplorasi Metabolit Sekunder Sintetis Derivat dan Evaluasi Bioaktivitas Beberapa Tumbuhan Potensi di Maluku”, Doa, Menyanyikan lagu Bagimu Negeri, penutupan Rapat Senat Terbuka dan diakhiri peniupan lilin ulang tahun dan ramah tamah.

Dr. A Limba, S.Pd, M.Pd dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan Dies Natalis ke-59 Mengangkat tema “Meningkatkan Ketahanan Sivitas Akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNPATTI Sebagai LPTK Terdepan Berbasis Laut Pulau Menuju Era Normal Baru” merupakan momentum bagi kita semua sebagai sivitas akademika untuk merefleksikan diri terhadap berbagai pencapaian kinerja dan perstasi, serta Kita diingatkan untuk melakukan kajian terhadap berbagai kegiatan yang sudah dilakukan maupun yang akan dilakukan.

Dr. Limba atas nama panitia mengucapkan terimakasih kepada pihak Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang mempercayakan panitia untuk mempersiapkan rangkaian kegiatan Dies Natalis ini dalam waktu yang sangat singkat dan dengan segala keterbatasan namun hal ini memberikan daya dorong kepada sivitas akademika UNPATTI untuk terus memiliki ketekunan dan keteguhan sikap sebagai LPTK Terdepan Berbasis Laut Pulau Menuju Era Normal Baru.

Rektor Universitas Pattimura Prof. M.J. Saptenno, S.H, M.Hum dalam sambutanya mengatakan Dies Natalis yang ke-59 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebagai momentum untuk berbenah diri menjadi lebih baik. Permasalahan yang terjadi sekarang ini diakibatkan oleh tingkat lulusan yang sulit menemukan pekerjaan setelah mereka lulus kuliah sedangkan   Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  dengan Universitas Pattimura melakukan penandatanganan kontrak kinerja yang salah satu pointnya mengharuskan  80% alumni harus bekerja setelah enam bulan di wisuda dengan demikian, mari Kita berpikir bersama, bagaimana membangun suatu sistim kinerja yang baik dalam rangka mempersiapkan para alumni kita untuk nantinya mereka bisa bekerja dengan gambaran yang kita buat dengan cara bekerjasama dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat dan pihak-pihak swasta agar alumni kita bisa terserap. “Mari kita membuat inovasi baru di ulang tahun yang ke-59 ini”.

Lanjutnya dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Merdeka Belajar – Kampus Merdeka Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan harus dapat menghasilkan lulusan  yang bisa menulis sehingga mereka dapat  bekerja mandiri, bekerja bersama pihak pemerintah maupun swasta dan ketika lulus nanti tidak harus menjadi guru saja melainkan bisa menjadi, peneliti, penerjemah, editor, wartawan dan masih banyak lagi.

Rektor berharap diulang tahun Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang ke-59 ini bukan hanya kita bergembira melainkan carilah solusi atas berbagai masalah yang kita hadapi supaya kita semua bisa bermakna sesuai dengan profesi kita masing-masing. “Selamat Ulang Tahun Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Tuhan berkati semua keluarga FKIP”.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prof. Dr. Theresia. Laurens, M.Pd dalam sambutanya mengatakan tema yang di kemas dalam ulang tahun FKIP yang ke-59 ini melatar belakangi pemikiran bahwa 59 tahun FKIP telah memberiakn kontribusi yang produktif bagi pengembangan pendidikan di Maluku yang diperoleh atas dasar dedikasi dan komitmen seluruh keluarga besar, namun seiring dengan perkembangan zaman harus tetap mengkedepankan kualitas lulusan yang mampu mengolah dan memanfaatkan potensi laut pula, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat memberi manfaat bagi kesejahtraan masyarakat menuju revolusi industry 4.0.

Lanjutnya digitalisasi mengharuskan penyiapan lulusan yang memiliki ketrampilan komunikasi, berpikir kritis, kreatif dan ketrampilan kolaborasi sebagai bekal dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam Pandemi Covid-19 “negative” namun dapat memberikan pengaruh positif bagi dunia pendidikan, dengan mengubah paradigma pendidikan secara tidak langsung memacu sivitas akademika untuk mengimplementasikan konsep pendidikan 4.0.

FKIP diberi tanggung jawab mempersiapkan guru melalui program sarjana dan program profesi guru dengan mengembangkan dan mengimplemntasikan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Merdeka Belajar-Kampus Merdeka melalui peningkatan status akreditasi, perencanaan dan penyediaan program untuk memberikan hak bagi mahasiswa secara sukarela belajar di luar program studinya dan memberikan fleksibilitas dalam membuka program studi baru.

Usia FKIP yang ke-59 merupakan usia yang yang matang sehingga didalam perjalananya telah memberikan kontribusi yang cukup banyak bagi pengembangan pendidikan di Indonesia khususnya di Maluku tercinta. Pengembangan teknologi di era globalisasi menuntut untuk melakukan revitalisasi dalam berbagai bidang terutama penekanan pada kemampuan literasi digital, literasi data dan interaksi manusia, program revitalisasi pada sistim kelembagaan tetapi lebih pada pembenahan kurikulum dan pengembangan sumberdaya manusia yang memanfaatkan teknologi informasi, itu merupakan kebijakan pemerintah yaitu penyiapan tim pembelajaran yang inovatif berbasis teknologi informasi revitalisasi kurikulum pelatihan dan penilitian yang handal dalam memanfaatkan berbagai konten digital yang tersedia maupun diharapkan mampu mengembangkannya termasuk pemanfaatan infarastruktur pendukung.

Prof. Theresia berterimakasih kepada para tokoh pendiri Universitas, pada mantan pimpinan priodisasi sebelumnya, para sesepuh termasuk tokoh pendiri Universitas dan juga purna bakti dosen maupun tenaga kependidikan yang telah mendarmabaktikan pikiran dan tenaga demi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan tercinta, kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Universitas Pattimura, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, jajaran Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten Kota, dan lembaga mitra yang telah mendukung pengembangan FKIP  baik secara langsung maupun tidak langsung semoga sinergitas ini selalu terbangun demi peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Maluku.

Dekan menitipkan sebuah harapan dan sebuah kebanggaan yang menjadi ikon pada Fakultas Kegururuan dan Ilmu pendidikan Universitas Pattimura dengan kerinduan untuk mendapatkan sebuah gedung yang representative dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Maluku. “Selamat Ulang tahun yang ke-59 bagi Sivitas Akademika dan Tenaga Kependidikan Universitas Pattimura”.

“HOTUMESE”

Leave a Reply

Your email address will not be published.