THE 4th “UNPATTI’s LINGUA, CULTURE and EDUCATION EXPO”

UNPATTI,- Universitas Pattimura melalui Pusat Studi Bahasa kembali sukses menggelar acara tahunan bertajuk “The4th Unpatti’s Lingua Culture and Education Expo 2020”. Acara ini merupakan wujud upaya Universitas Pattimura untuk memperkenalkan peran dari bahasa asing di era globalisasi dan pengaruhnya terhadap kehidupan akademik, memperkenalkan budaya dan kehidupan akademik, memberikan sosialisasi tentang sistim pendidikan dan beasiswa yang tersedia oleh negara pemberi beasiswa dan memperkenalkan budaya Maluku dan budaya negara lain. Acara tahun ini diadakan agak berbeda dari tahun sebelumnya. Expo kali ini hadir dalam bentuk virtual dan diselenggarakan 22-23 Oktober 2020.

Unpatti’s Lingua, Culture and Education Expo 2020 terbagi atas tiga bagian yaitu :

1. Lingua (Bahasa): Pada kegiatan ini peserta expo mempunyai kesempatan untuk pengenalan kursus dasar 11 bahasa asing, bahasa Inggris ada scientific writing/penulisan ilmiah, Jerman, Spanyol, Belanda, Russia, Mandarin, Korea, Jepang, Prancis dan Thailand. Kursus BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) juga diberikan kepada peserta dari luar negeri. Kursus singkat selama expo ini diajar oleh para pengajar/instruktur dari Pusat Studi Bahasa Unpatti, maupun oleh pengajar dari universitas luar negeri.

2. Culture (Budaya): pada sesi ini peserta mendapat sharing informasi budaya dari berbagai negara di kawasan ASIA ( Universitas Buriram Rajabaht Thailand), AFRIKA (Narasumber Staff Kementerian Pendidikan asal Togo, dan mahasiswa asal Sudan), EROPA (Mahasiswa asal Ceko), Australia diwakili oleh Ketua PPI Australia yang sedang berkuliah di Charles Darwin University, dan narasumber dari Irak sebagai representasi budaya timur tengah. Selama kegiatan ini para peserta menikmati suguhan budaya melalui penampilan dari Marthin Nanere (Australia), Bass Clarinet professional Teresa Doblinger asal Austria serta Ukulele Kids Community representasi budaya Maluku dengan suguhan lagu-lagu daerah dan Band Neutrum Projekt, Alumni mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jerman.

3. Education (Pendidikan) Pada sesi ini para pembicara tamu dari delegasi kedutaan besar untuk Indonesia dan lembaga pemberi beasiswa antara lain Uni-Italia, Education Irlandia, Nuffic-Neso dan representasi universitas Twente dan Leiden Belanda, Education USA, Universitas Charles Darwin Australia, DAAD Jerman, LPDP, dan Campus France memberikan presentasi tentang beasiswa yang ditawarkan oleh negara – negara tersebut dan bagaimana cara mendapatkannya melalui sesi konsultasi online (booth consultation). Selain itu, ada presentasi dari lembaga Bahasa untuk persiapan tes Bahasa dalam rangka studi luar negeri, presentasi oleh lembaga Bahasa dan Budaya Jerman di Indonesia, Goethe Institut, IALF Australia di Bali, dan IIEF dan Pusat Bahasa Mandarin Universitas Al Azhar di Jakarta.

Negara – negara yang mengambil bagian dalam Unpatti’s Lingua, Culture and Education Expo 2020 adalah Irlandia, USA, Jerman, Belanda, Italia, Prancis, Thailand, Togo, Sudan, Ceko, Irak, Jepang, Korea, Inggris, China, Kolimbia, Australia dan Indonesia.

Adapun Narasumber yang di hadirkan adalah:

1. Education Ireland: Miranda Hough

2. Education USA, Zaki Zulkarnain

3. Nuffic – Neso: Mrs. Emi Fumita

4. Program Manager DAAD – Olivia Sopacua:

5. Campus France Surabaya: Indri Novita Sari

6. Citta Sellepan, Business Development Executive Indonesia, Charles Darwin Univ (CDU) Global

7. Arianti Suci, Alumni Eropa – EHEF

8. Head of Commercial Section – Italy Embassy: Mr. Giovanni Brignone.

9. LPDP –. Berliana

10. Representative of Twente University – Netherland: Nadia Tehupuring

11. Representative of Leiden University – Netherland: Rosalina Damayanti

12. Pusat Studi Bahasa diwakili Dr. Julians Marantika, M.Pd dan Hanafi Bilmona, S.Pd., M.Pd

13. Goethe Institute Jakarta, Phillip Schmeusser

14. Mandarin Language Centre – Al Azhar University, Ms. Olivia

15. Indonesia International Education Foundation (IIEF) Jakarta : Wiati Rahayu

16. Indonesia Australia Language Foundation (IALF) Manager IALF: Mrs. Rini Tafrini

17. Asian (Buriram Rajabaht Univ. – Thailand): Mr. Phornpawitch Chanuanchai – Lecturer & Miss Parichat Singkham – Student

18. Australian: Mr. Vincent Nicodemus, President of PPIA NT & Farhan Feldian, PPIA – Australia, Mahasiswa CDU Australia

19. African culture: Komi Wola Ayissa – Inspection de I’enseignement Togo – West Africa

20. Salam Jihad, Journalist – IRAK

21. University, Olomouc, Ceko – Natan Ledvon

22. Basic France: Roland Alfons – France Corner – Pattimura University

23. Basic Russian: Danny S. Pelupessy, P.hD – Pattimura University

24. Basic German: Rita Maruanaya, MSc – TU Dresden-Germany

25. English – Scientific Writing Trainer/Speaker: Dr. Jeffrey Malaihollo – Bahasa Basudara – London dan Hendry Elim P.hD – Pattimura University

26. Basic Dutch: Evert Solisa – tutor Bahasa Basudara Netherland

27. Basic BIPA: Patrick Tuasela/Frengky Tehumury – LSC Pattimura University

28. Colombia and Basic Spanish: Claudia Janneth Mendoza

29. Basic Korean: Mr. Syung Jay Kyung

30. Basic Japanese: Ms. Kyoko Yamada – Japan

31. Basic Mandarin: Li Zijia Laoshi – Univ. Al Azhar Jakarta

32. Technischer Krankasse (TK) Indonesia – berpusat di Mannheim Jerman..

Maria M. Nikijuluw, S.Pd., M.A, Kepala Pusat Studi Bahasa Universitas Pattimura, sekaligus sebagai Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Expo mengatakan “ Sebuah kehormatan dalam expo ini menghadirkan Duta Besar Irlandia untuk kedua kalinya memberikan dukungan melalui sambutan pada kegiatan Expo dan delegasi berbagai lembaga pemberi beasiswa “. Lanjutnya dari berbagai narasumber dan lembaga yang dihadirkan melalui Unpatti’s Lingua, Culture and Education Expo 2020 dapat terlihat bahwa expo saat ini menjadi lengkap dengan semua informasi beasiswa, informasi tes bahasa, kesiapan bahasa asing dan pengurusan asuransi hingga sharing tentang budaya “

Output dari pelaksanan Unpatti’s Lingua, Culture and Education Expo 2020 yaitu adanya sharing infomasi tentang berbagai beasiswa dari negara/perwakilan pemberi beasiswa, adanya peluang untuk melamar beasiswa studi diluar negeri, mengetahui tentang jaminan asuransi dan kesehatan selama studi, serta menambah wawasan pengetahuan budaya secara luas, tidak hanya budaya local tapi dari negara lain.

Kepala Pusat Studi Bahasa juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan Webinar The3rd International Seminar On Language and Interdisciplinary Research on Language: “Language and it’s Prospect in Furure” pada tanggal 26-27 November 2020.

Pusat Studi Bahasa akan tetap focus untuk melakukan kegiatan-kegiatan pembelajaran secara online, Webinar dan Event online yang melibatkan, akademisi, praktisi, mahasiswa, masyarakat umum dan stakeholder untuk mengembangkan kapasitas Sumber Daya Manusia.

Maju Terus Pusat Studi Bahasa untuk semua kegiatan dan kemitraan dalam upaya pengembangan Universitas Pattimura. Hotumesse !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.