“Peningkatan Kualitas Mahasiswa PGSD di Era Digital Pada Masa Pandemi” – webinar seri I dan Launching PGSD TV

UNPATTI,- Program Studi Pendidikan Guru Sekolah (PGSD) menyelenggarakan webinar seri#1 dengan tema “Peningkatan Kualitas Mahasiswa PGSD di Era Digital Pada Masa Pandemi “dan sekaligus peluncuran PGSD TV (Rabu, 11 Nov 2020).

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Z, Notanubun, M.Pd sebagai narasumber. Dalam materi yang disampaikan Prof. Notanubun tentang pentingnya pembentukan karakter dan pembinaan mental menyikapi proses pembelajaran dalam masa pandemi. Hal ini berdampak karena sistem  pembelajaran berubah dari sistem pembelajaran konvensional atau tatap muka pada ruang kelas ke sistim pembelajaran secara virtual, dan tentunya ada perubahan yang harus disesuaikan. Ada 4 aspek penting yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pembelajaran dengan mengutamakan pembentukan karakter mahasiswa, sebagaimana yang dicetus oleh founding father pendidikan Ki Hadjar Dewantara, yakni bagaimana mengelola hati, bagaimana mengelola pikiran, bagaimana mengelola rasa dan kinetika. Terkait dengan itu Prof Notanubun juga menyampaikan bahwa dalam kaitannya dengan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka dituntut adanya komunikasi yang intens antara mahasiswa dan dosen. Untuk itu tata krama harus menjadi hal yang penting dan harus dimiliki oleh para mahasiswa dalam berkomunikasi, pembentukan karakter bangsa merupakan tolak ukur pendidikan nasional untuk menciptakan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat.  Sehingga para mahasiswa diharapkan mampu berkarater baik dalam semua tatanan kehidupan.

Prof. Zainudin dalam menanggapi pertanyaan para mahasiswa terkait dengan kendala fasilitas dalam proses pembelajaran virtual juga menjelaskan bahwa kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Universitas Pattimura telah menyiapkan pulsa data kepada mahasiswa maupun dosen sebagai slah satu alternative dan solusi untuk menjawab hambatan-hambatan ini.

Dijelaskan pula bahwa dalam masa Pandemi Covid ada pendekatan yang akan dilakukan yakni Blended learning yaitu suatu cara dalam proses belajar mengajar yang menggabungkan, mengkombinasikan dan memadukan sistem pendidikan konvensional dengan sistem yang serba digital atau virtual, tetapi dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan.

Diakhir penjalasannya Prof. Notanubun mengatakan “mindset mahasiswa dan dosen harus berubah, dosen tidak lagi menjadikan dirinya sebagai raja-raja kecil tetapi sebagai  mitra. Kapan saja mahasiswa bisa bertemu bisa  berkomunikasi dengan dosen, tetapi mahasiswa harus mengutamakan tata karma”.

Dr. Samuel P. Ritiauw, M.Pd selaku moderator pada webinar tersebut menyampaikan beberapa point penting dalam kegiatan tersebut webinar pertama yang dilaksanakan oleh program studi PGSD ini, yaitu melihat bagaimana mendesign pembelajaran dimasa pandemi dan bagaimana mendesign pembelajaran yang berbasis pada pendidikan karakter. Hal ini harus dicermati secara baik karena berdampak signifikan terhadap karakter peserta didik. Kalau pada awalnya bisa melakukan evaluasi dan bertatap muka langsung dengan mahasiswa namun saat ini perlu ada design pembelajaran yang bukan hanya berorientasi pada pengetahuan tetapi bagaimana membentuk karakter mahasiswa melalui design pembelajaran daring.

Mahasiswa PGSD harus membiasakan diri dengan pembelajaran secara digital tetepi juga tetap mengutamakan karakterv yang baik.

Ada 2 hal penting yang dihasilkan dari webinar ini, yakni kita sebenarnya diperhadapkan pada era 4.0 globalisasi, di mana muncul begitu banyak dekadensi moral sehingga pembelajaran dilakukan secara online dan karena itu mahasiswa harus menggunakan dan memahami proses pembelajaran digital secara baik, karena banyak dampak negative dari pembelajaran online. Yang kedua, ketika mahasiwa tidak cerdas dalam menggunakan media dan channel-channel pembelajaran, maka akan berdampaka pada karakter peserta didik maka akan muncul masalah-masalah social yang begitu banyak dimasyarakat.

Pendidikan karakter harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran daring

Pelaksanaan kegiatan mendapat antusias baik dari kurang lebih 305 orang peserta kegiatan yang terdiri dari mahasiswa Prodi PGSD dan sekolah-sekolah mitra.

Pada kesempatan yang sama dilakukan peluncuran PGSD TV, sebagai media pembelajaran tetapi sekaligus media informasi yang berisi konten-konten kreatif mahasiswa, informasi pembelajaran, dan pendidikan, informasi kegiatan-kegiatan pada program studi dan universitas tetapi juga PGSD TV menyiapkan Channel pembelajaran secara daring.

Selamat dan sukses atas peluncuran PGSD TV

Maju Terus Prodi PGSD

Hotumese

Leave a Reply

Your email address will not be published.