The 3rd International Seminar On Language And Interdisciplinary Research On Language

UNPATTI,- Universitas Pattimura menggelar The 3rd International Seminar On Language And Interdisciplinary Research On Language dengan tema “Language And Its Prospect On The Future”. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pusat Studi Bahasa Universitas Pattimura dengan Pusat studi Bahasa Khon Kaen University Thailand dan berlangsung tanggal 26 – 27 November 2020 secara virtual, Kamis (26/11/2020). Kegiatan ini menghadirkan 2 keynote speaker yakni Prof. Dr. H. C. Susanne Gunthner dari Westfallinsche Wilhelms University Of Munster Germany dengan materi ‘Bagaimana Konstruksi Bahasa dan Budaya’ dan Gufran A. Ibrahim, Profesor of Anthropolinguistics Khairun Univesity Ternate dengan materi Bahasa dan Kepunahannya. Pembicara undangan pada seminar ini yakni : Prof. Nawamin Prachanant-Buriram Rajabhat University Thailand.,  Dr. Phil.Lanskikh Julia-Tver State University Russia.,  Prof. Dr. Jeroen Van de Weijer-Shenzhen University China.,  Dr. Bert Remijsen- University of Edinburgh Scotland.,  Dipl. Markus Aerni- Head of Viceversa University of Fribourg Switzerland., Dr. Karol Anaktototy- Head of Language Department Pattimura University., Andi Nurhaina- Head of the Association of Indonesian Language  Teaching for foreign Speakers (APBIPA) HTWG Konstanz Germany., Asst. Prof. Wassamil Watcharakaweeslip-Khon Kaen University Thailand

Kepala Pusat Studi Bahasa Universitas Pattimura, Maria M. Nikijuluw, S.Pd, M.A menjelaskan seminar internasional ketiga adalah lanjutkan dari seminar yang telah berjalan selama dua tahun terakhir. seminar internasional pertama kali dilakukan di Khon Kaen Thailand 1 hari dan kelanjutannya di Laos, Nasional University Laos. Berdasrkan kesepakatan seminar kedua di laksanakan di Ambon selama tiga hari yang berlokasi di 3 tempat yang berbeda yakni kampus, pulau Saparua dan pulau Maulana sedangkan untuk seminar internasonal ketiga ini rencananya akan dilaksanakan di Khon Kaen Thailand, akan tetapi dengan pertimbangan kondisi maka seminar internasional kali ini dilakukan secara virtual. Lanjut dijelaskan, seminar kali ini memiliki perbedaan dari seminar yang telah dilakukan sebelumnya yaitu karena dilakukan secara virtual sehingga tidak hanya Universitas Patner yang menjadi bagian dari seminar internasional ini  tetapi beberapa Universitas luar Negeri juga turut mengambil bagian. Perbedaan yang lainnya yakni pada sesi pararel setiap present yang abstraknya di terima dapat duduk bersama dengan pembicara undangan dari universitas lain dengan tujuan untuk dapat memberikan spirit bagi peneliti bahasa, dosen bahwa mereka memiliki kompetensi yang sama dengan universitas lainnya

“Pusat Studi Bahasa Universitas Pattimura mencoba mengakomodir 3 Program Studi dalam Unpatti yaitu Prodi Bahasa Inggris, Prodi Bahasa Jerman dan Prodi Bahasa Indonesia, sehingga dalam sesi pararel kali ini kita bagi dalam tiga sesi bahasa kami juga mengundang desen-dosen dari Universitas lain seperti  Rusia, Afrika, untuk ikut mempresentasikan materi. Dari Thailand akan berpararel dengan dosen bahasa inggris, dosen bahasa jerman akan berpararel dengan invited speaker dari Rusia sehingga kami membuat seminar ini lebih berwarna” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, fokus seminar kali ini yakni bahasa dan masa depan bahasa, sehingga topik-topik khusus yang coba dihadirkan dapat memberikan pembelajaran bagi masyarakat. Keynote speaker kedua dari Ternate akan membawakan materi Bahasa dan Kepunahanya, ini sangat menarik karena tanpa kita sadari ada bahasa – bahasa yang hampir punah bahkan ada yang sudah punah. Sehingga diharapkan dosen, guru dan peneliti bahasa tidak menutup mata, dan hanya berpatokan pada materi pembelajaran dikelas.  Melalui seminar ini semua peserta baik dosen, guru, mahasiswa maupun masyarakat mendapat ide-ide baru dari ahli-ahli yang ada  sehingga kedepannya terbangun kolaborasi.

Ia juga menambahkan, bahwa Pusat Studi Bahasa dalam tahun ini mencoba membuat team peneliti yang terdiri dari tiga dosen dan beberapa mahasiswa untuk bekerjasama  meneliti dan meregristrasi terkait bahasa melayu Ambon khususnya bagi ibu – ibu papalele,  dan hasilnya akan presentasi dalam seminar ini Sehingga ada produk yang di hasilkan dari  pusat studi bahasa lewat tim kita.

Sementara itu Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum dalam sambutannya mengatakan  Seminar Internasional yang dilaksanakan secara virtual di masa pandemi ini memberikan keuntungan karena para akademisi dari dalam dan luar negeri terhubung dengan Unpatti secara online.  Lanjut dikatakan, seminar ini bertujuan untuk mempertemukan para akademisi, pembuat kebijakan, peneliti dan pihak-pihak baik dari Indonesia maupun luar negeri yang tertarik dengan bahasa dan penelitian bahasa. Rektor berharap, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan bahasa, serta melakukan penelitian dan inovasi yang berkaitan dengan kebahasaan

Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari ilmuan, peneliti, akademisi, guru, mahasiswa, pemerhati bahasa dan masyarakat umum dari dalam dan luar negeri.

Sukses atas terselenggaranya kegiatan ini.

Hotumese…!!!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.