Tim Dosen Jurusan Kehutanan Unpatti Lakukan Pengabadian Kepada Masyarakat

UNPATTI,- Negeri MorelLa-Maluku Tengah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Staf Dosen Jurusan Kehutanan dengan Tema “Optimalisasi Sumberdaya Alam untuk Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan” dilaksanakan di Negeri Morella Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah pada Tanggal 10 April 2021. Sambutan pembuka yang hangat oleh Ketua Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Dr. Marthina Tjoa,S.Hut, MP dan Bapak Raja Negeri Morella, Bapak Fadhil SIalana, S.Ag beserta para staf pemerintah dan masyarakat Negeri Morella yang antusias menghadiri penyuluhan dengan menghadirkan dua narasumber dari staf dosen jurusan kehutanan. Kegiatan penyuluhan yang digelar dimoderatori oleh Dr.Ir. Fransina latumahina,S.Hut .MP.IPU dengan dua narasumber yakni Dr. Henderina Lelloltery,S.Hut,MP dengan mengangkat topik “Ekowisata Berbasis Masyarakat”, dan narasumber kedua Mersiana Sahureka,S.Hut, M.Sc mengulik aspek ekonomi dengan topik “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam”. Penyuluhan ini merupakan bentuk diseminasi pengetahuan dan pengalaman dari tim PkM jurusan kehutanan yang relevan dengan potensi dan keunggulan objek dan daya tarik wisata Negeri Morella.

Lokasi pelaksanaan PkM Tim Dosen Jurusan Kehutanan di Negeri Morella karena pemilihan tema PkM dan lokasi yang relevan, serta memenuhi beberapa pertimbangan destinasi wisata pantai Negeri Morella yang popular di semua kalangan. Terdapat 5 destinasi pantai Negeri Morella yang menjadi pilihan libutan akhir pecan dan hari liburan, antara lain: pantai lubang buaya, Pantai Nitang Hahai, Pantai Malasy, Pantai Halasy dan Pantai Letang. Struktur pantai berupa karang berlekuk-lekuk dan pasir didasarnya, air laut berwarna hijau toska, dan areal tebing dan vegetasi yang tidak rimbun. Panjang pantai yang hampir mencapai 2 Km, memiliki pemandangan unik dalam air yang dibentuk oleh lereng tebing berdinding karang yang berlekuk-lekuk sebagai rumah bagi beragam ikan kecil. Keasrian alam sekitar masih terjaga karena daerah ini bukan merupakan kawasan pemukiman penduduk dengan tingkat aktivitas penduduk disekitarnya yang sangat minim.

Negeri Morella merupakan salah satu negeri di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah memiliki pesona wisata pantai yang indah. Berjarak kurang lebih 30 km dari pusat kota, Negeri Morella dapat dijadikan pilihan destinasi wisata di akhir pecan dan hari libur karena Di sepanjang Pesisir Negeri ini terdapat objek dan daya tarik wisata pantai yang fantastis. Kelima pantai ini memiliki keindahan landskap yang menarik. sumberdaya alam berupa pantai yang indah serta udara yang sejuk. Memiliki air laut yang berwarna hijau Tosca; Memiliki kehidupan bawah laut yang terkenal; dengan kekayaan dan keindahan;  Letak Objek wisata yang strategi dan mudah dijangkau;  Suasana pantai yang terhindar dari keramaian kota juga menjadi pertimbangan wisatawan memiliki destinasi pantai di Negeri Morella.

Pemaparan Tim PkM Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura merupakan wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama warna masyarakat Negeri Morella yang Hadir. Kiat dan Tips mengelola Sumberdaya alam berbasis ekowisata berkelanjutan di Negeri Morella memang membutuhkan jejaring dan konektivitas semua pemangku kepentingan. Pengelolaan Objek dan Daya Tarik Wisata (ITDW) di Negeri Morella memerlukan inovasi dalam memenuhi pengembangan pariwisata yang unggul dan berkelanjutan. Menurut Direktoral Jendral Pariwisata Republik Indonesia menyebutkan berkembangnya pariwisata sangat tergantung pada empat faktor yaitu : 1. Attraction (Daya tarik), yaitu Site attraction (tempat-tempat bersejarah, tempat dengan iklim yang baik, pemandangan yang indah);. Event attraction (kejadian atau peristiwa) misalnya konggres, pameran atau peristiwa lainnya. 2. Amenities (fasilitas). 3. Aksebilitas adalah tempatnya tidak terlampau jauh, tesedianya transpotasi ke lokasi tersebut secara teratur,sering,murah,aman dan nyaman; dan 4. Tourist organization untuk menyusun suatu kerangka pengembangan pariwisata, mengatur industri pariwisata serta mempromosikan daerah sehingga dikenal orang lain. Keempat faktor penting dalam pengembnagan pariwisata di Negeri Morella masih memerlukan sentuhan para pemangku kepentingan baik itu pemerintah Negeri Morella, pemerintah kabupaten Maluku Tengah, para investor di bidang pariwisata dan masyarakat Negeri Morella sebagai agen penggerak pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Pengelolaan Objek dan Daya Tarik Wisata pantai di Negeri Morella masih dikelola masyarakat Morella secara Swadaya sendiri. Sistem pengelolaan berbasis masyarakat merupakan potensi besar dalam pengelolaan ODTW oleh masyarakat Negeri Morella. Kekuatan dan Tantangan yang dikelola oleh masyarakat sejauh ini telah berlangsung dengan memadai. Hal ini juga diperhadapkan kelemahan dan ancaman dalam keberlanjutan pengembangan ODTW di masa depan. Oleh karena itu dalam sesi diskusi bersama warga masyarakat terungkap beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pengembnagan ekowisata berbasis, masyarakat di Negeri Morella. Namun Masyarakat Negeri Morella memiliki potensi dan harapan yang besar untuk pengembangan secara berkelanjutan di masa mendatang. Di akhir kegiatan penyuluhan PkM ini, Tim PkM Jurusan Kehutanan UNPATTI memberikan Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Negeri Morella atas pelaksanaan penyuluhan PkM yang hangat dan optimal. Bingkisan lain yang disumbangkan adalah penyerahan buku-buku referensi yang berasal dari tim penulis buku Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura.

Leave a Reply

Your email address will not be published.