Perkumpulan Dosen Indonesia Bekerjasama Dengan FKIP Unpatti Gelar Bedah Buku “Sejarah Asal Usul Pahlawan Nasional Thomas Matulessy – Kapitang Pattimura Anak Negeri Hulaliu”

UNPATTI,-  Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta DPD Provinsi Maluku bekerjasama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon menggelar acara Bedah Buku bertajuk “Sejarah Asal Usul Pahlawan Nasional Thomas Matulessy – Kapitang Pattimura Anak Negeri Hulaliu” secara luring di gedung Student Center FKIP Unpatti dan secara daring melalui aplikasi zoom, Kamis (3/6).

Dr. Ir. Fransina S. Latumahina, S.Hut., MP.IPP Sekretaris PDIS DPD Provinsi Maluku yang juga dosen pada Fakultas Pertanian Unpatti Ambon  mengatakan kegiatan bedah buku ini merupakan kegiatan lanjutan dari seminar tentang Sejarah Asal-Usul Pattimura dari Negeri Hulalui, yang telah dilakukan pada tahun 2018 dengan melibatkan semua stakeholder terkait di Maluku (saat itu masih bernama Forum Dosen Indonesia). Ia menjelasakan bahwa dalam kurun waktu dua tahun, hasil penelitian yang dilakukan oleh pengurus coba disatukan dalam bentuk draft buku sehingga bukti – bukti yang tersedia sementara waktu ini dapat diuji kebenarannya lebih lanjut.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan bedah draft buku ini bertujuan untuk mendengar masukan dari semua stakeholder terkait asal usul Thomas Mattulessty sehingga apabila nantinya ditemukan bukti-bukti yang kuat maka akan dipertimbangkan dan diteliti lebih lanjut. Draft buku sejarah asal usul ini ditulis oleh Thomas Matulessy S.So. Bedah Buku “Sejarah Asal Usul Pahlawan Nasional Thomas Matulessy – Kapitang Pattimura Anak Negeri Hulaliu” menghadirkan narasumber  Dr. SEM Touwe, M.Pd selaku Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia yang sekaligus Kaprodi Sejarah FKIP, Brigjen TNI Purnawirawan Karel A Ralahalu selaku sesepuh masyarakat Maluku sekaligus Pembina PDIS DPD Maluku, Prof. Dr. Mus Huliselan, DEA, Thomas Matulessy, S.Sos, Jhon Pattiasina S.Pd., M.A dengan moderator  Dr. Heppy L Lelepary, M.Pd dan diikuti oleh para Raja Negeri di Pulau Saparua dan Pulau Haruku serta Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon

Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta DPD Maluku Jusuf Nikolas Anamofa, S.Si., M.Phil dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang terkait dengan Sejarah Asal Usul Pahlawan Nasional Thomas Matulessy – Kapitang Pattimura Anak Negeri Hulaliu ini sudah di gelar untuk kedua kalinya, kegiatan pertama dilaksanakan menjelang HUT Kebangsaan Republik Indonesia pada 14 Agustus 2018 dan kegiatan kedua yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2021 untuk memperingati hari Pattimura 15 Mei 2021 dan hari kesaktian Pancasila 1 Juni 2021.

Lanjutnya dalam kegiatan pertama dilakukan eksplorasi bersama atas pemaparan hasil penelitian dimana menemukan fakta tentang asal usul Thomas Matulessy yang berasal dari Negeri Hulaliu. Kesempatan diberikan kepada negeri-negeri yang mengklaim tentang Pattimura untuk menyampaikan narasinya, semua narasi yang disampaikan memperkaya khasanah historiografi tentang Pattimura.

“Buku yang akan dibedah saat ini bukan saja tindak lanjut kegiatan pada tahun 2018, tetapi sesuatu yang telah lama dikerjakan keluarga Mattulessy dari Negeri Hulaliu. Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta DPD Maluku terbuka terhadap seluruh narasi yang dikerjakan oleh siapa saja dengan tetap berpegang teguh pada kaidah-kaidah keilmuan terutama dibidang sejarah, karena itu Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta DPD Maluku menyambut baik buku ini dan menyediakan ruang diskusi untuk membedahnya dalam sisi keilmuan”, tutur Anamofa, S.Si., M.Phil.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd dalam sambutanya sekaligus membuka acara Bedah Buku Sejarah Asal Usul Pahlawan Nasional Thomas Matulessy – Kapitang Pattimura Anak Negeri Hulaliu mengatakan “hingga kini begitu banyak polemik dan diskusi dilakukan terkait sejarah Thomas Matulessy, sebagai lembaga akademik Universitas Pattimura terutama FKIP Unpatti bersama Dosen Indonesia Semesta DPD Maluku berkerjasama untuk mendiskusikan Sejarah Asal Usul Pahlawan Nasional Thomas Matulessy – Kapitang Pattimura Anak Negeri Hulaliu lebih lanjut. Bedah buku dihari ini merupakan ajang diskusi ilmiah untuk bisa memastikan hal-hal yang selama ini masih menjadi polimik dan berharap proses dihari ini memberi kontribusi dalam Sejarah Thomas Matulessy secara lebih tepat untuk generasi kedepan. ada dua tanggal bersejarah yang perlu dimaknai dan perlu didiskusikan di hari ini yaitu tanggal 16 desember 1817 tepat Thomas Matulessy digantung dan hari lahir Thomas Mattulessy 08 Juni 1783”, ujarnya. Prof. Leiwakabessy berharap kegiatan dihari ini dapat berjalan dengan baik.

Kegiatan bedah buku Asal –Usul Pahlawan Nasional Kapitang Pattimura Anak Negeri Hulaliu ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan wawasan tentang buku yang dibedah, kelebihan dan kekurangan menuju kesempurnaan dan menemukan kebenaran.

Bapak (Purn) Karel Albert Ralahalu mengatakan “temuan-temuan yang telah dibukukan ini harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat atau lembaga dan dinas terkait yang ada di daerah ini,  melakukan penelitian – penelitian, agar sejarah Thomas Matulessy/Kapitan Pattimura dapat diluruskan dan yang terpenting tidak ada lagi perdebatan terkait asal usul Thomas Matulessy Kapitan Pattimura “Sejarah asal usul Thomas Matulessy harus diluruskan agar kita mewarisi cerita fakta sejarah yang jelas bagi anak cucu generasi muda Maluku”.

Hotumese…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.