Rektor Universitas Pattimura Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan PT. Gemala Borneo Utama

UNPATTI,- Bertempat di Ruang Kerja Rektor Lantai III, Gedung Rektorat Unpatti dilaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Pattimura dengan PT. Gemala Borneo Utama dilaksanakan Senin(9/8). Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Nomor 96/UN13/DN/2021 dan G0821-5/GBU-MoU/VII2021 dilakukan oleh Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum dengan PT. Gemala Borneo Utama, Arens Uniplaita selaku  Government and External Relation Manager. Kedua Pihak sepakat melaksanakan kerjasama di Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pelaksanaan program magang bersifat industri dan kompetensi sesuai dengan fungsi dan kewenangan.

Rektor, Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum dalam sambutan mengatakan Penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan antara Universitas Pattimura dengan PT. Gemala Borneo Utama menjadi agenda penting. Saat ini Universitas Pattimura memiliki Jurusan Teknik Geologi dengan Program Studi Teknik Geologi, Teknik Geofisika, Teknik Perminyakan dan Teknik Kimia, yang menunjang Program Blok Masela dan kegiatan pertambangan lainnya. “Keempat program studi tersebut merupakan program studi baru yang diharapkan mempersiapkan sumberdaya manusia dalam rangka proyek nasional yaitu Blok Masela dan proyek lainnya termasuk PT. Gemala Borneo Utama”, jelas Prof. Saptenno.

Dikatakan pula, Penandatanganan Nota Kesepahaman tentunya akan menjadi payung bagi fakultas-fakultas yang mempunyai kaitan langsung dengan kegiatan dilapangan untuk melaksanakan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan pihak PT. Gemala Borneo Utama. Demikian pula koordinasi harus terus dibangun dengan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Lanjutnya “Suatu kegiatan pertambangan memerlukan kajian akademik dengan hasil yang objektif, sistematis dan menghasilkan suatu data yang akurat sehingga dapat dipakai oleh kedua pihak. Secara ilmiah, bagi Unpatti sendiri tentunya memberi nilai bagi kepentingan akademik dan untuk kepentingan perusahaan sendiri adalah bagaimana implementasi dilapangan”, ungkapnya.

Beliau berharap, lewat Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dapat bermanfaat bagi pembangunan bangsa dan negara terkhusus pembangunan di Maluku sekitar Pulau Romang sebagai daerah yang menghasilkan tambang emas.

Arens Uniplaita selaku Government and External Relation Manager dalam sambutan mengatakan “PT. Gemala Borneo Utama bergerak di bidang tambang dengan lokasi kerja berada di Provinsi Maluku yakni Pulau Romang, Kabupaten Maluku Barat Daya”.

Uniplaita mengatakan, sejak tahun 2006 perusahan PT. Borneo Utama bergerak di Kabupaten Maluku Barat Daya untuk melakukan studi, survey dan eksplorasi untuk menemukan sumberdaya alam yang ada di Pulau Romang. Tahun 2015 oleh Pemerintah Provinsi Maluku, berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, maka ijin usaha pertambangan dan operasi produksi dikeluarkan kepada PT. Gemala Borneo Utama dengan masa berlaku kurang lebih 20 tahun dan akan berakhir tahun 2034.

Dengan Penandatangan Nota Kesepahaman, diharapkan aka nada kolaborasi dengan Universitas Pattimura untuk menunjang sumberdaya dan pembangunan di Maluku. Tentunya akan ada Perjanjian Kerjasama dengan beberapa fakultas yang sudah di identifikasi bersama-sama dengan Rektor Unpatti dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, yang nantinya sebagai payung dalam kaitan dengan kegiatan yang menjadi kebutuhan kita bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Jantje Tjiptabudy, S.H, M.Hum., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistim Informasi, Dr. Muspida, M.Si., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Prof. Dr. Dominggus Malle, M.Sc., Sub Koordinator Kerjasama, Senny Syauta, S.E, M.M., Iwan Agus Setiawan selaku Kepala Teknik Tambang., Fernando Naingolan selaku Manager Operasional dan Semmy Atihutta.

 

#UniversitasPattimura
#HumasUnpattiHotumese
#UnpattiGemalaBorneoUtama2021

Leave a Reply

Your email address will not be published.