YUDISIUM DAN PENGGELARAN 40 LULUSAN FAPERTA UNPATTI

UNPATTI,- Kamis, (26/8) bertempat di Aula Lantai III Fakultas Pertanian Universitas Pattimura dilaksanakan Yudisium Dan Panggelaran Lulusan terhadap 40 lulusan dalam rangka wisuda periode Agustus 2021, secara daring dan luring.

Acara Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Dalam Rangka Yudisium Dan Panggelaran Lulusan Sarjana Periode Agustus Tahun 2021 ini dibuka oleh Ketua Senat Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. A. E. Pattiselano, M.Si, dilanjutkan dengan Pembacaan Surat Keputusan, Pengukuhan Lulusan oleh Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. J. M. Matinahoru, Penyerahan Lulusan dari Dekan kepada Ketua Ikatan Alumni Fakultas Pertanian (IKAFTANI) dan penyerahan Kartu Alumni dari Ketua IKAFTANI kepada perwakilan lulusan Nolike Levina Palpialy, S.Pt.

Penggelaran Lulusan Fakultas Pertanian sesuai dengan Surat Keputusan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Nomor : 394/UN13.1.5/SK/2021 Tentang Yudicium Sarjana Fakultas Pertanian Universitas PattimuraPeriode Agustus Tahun 2021 kepada 40 lulusan dari 4 Jurusan Program Studi yakni Jurusan Bududaya Pertanian Program Studi Agroteknologi, sebanyak 3 orang  lulusan, Jurusan Kehutanan Program Studi Kehutanan sebanyak 22 orang lulusan, Jurusan Peternakan Program Studi Peternakan sebanyak 3 orang lulusan, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Program Studi Agrobisnis sebanyak 5 orang lulusan, 2 orang lulusan dari Jurusan Teknologi hasil Pertanian Program Teknologi Hasil Pertanian, 2 orang lulusan dari Prodi Peternakan Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Maluku Barat Daya dan 1 orang lulusan Reguler II.

2 orang lulusan dengan predikat cumlaude yaitu Jojor Desi Sitorus, S. Pt dari Program Studi Peternakan, lama studi 4 tahun dengan IPK 3,94 dan Petrischa Eoh, S.Hut dari Program Studi Kehutanan, lama studi 4 tahun 8 bulan dengan IPK 3,75.

Jojor Desi Sitorus, S.Pt (IPK 3,94) saat memberikan kesan dan tekad lulusan mewakili para lulusan menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura atas kesuksesan yang telah diraih dan berbangga diri atas perjuangan dan kerja keras selama ini.

Lanjutnya ilmu pengetahuan semakin berkembang dari masa kemasa, perkembangan IPTEK mendukung terciptanya teknologi-teknologi baru yang mamadai, termasuk teknologi digital dalam pembelajaran dan ini telah diterapkan pada Fakultas Pertanian. Oleh sebab itu saya mengajak rekan-rekan lulusan untuk terus belajar dan manfaatkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan setelah kita memasuki dunia kerja. “memanfaatkanlah teknologi saat ini, ada banyak kemajuan yang kita alami walupun dalam masa pandemi covid-19, karena kita mampu menyelesaikan studi dengan penerapan pembelajaran  secara daring”.

Desi mengajak para alumni, lulusan, adik-adik mahasiswa untuk terus belajar walau pandemi covid 19 yang belum berakhir, “manfaatkan semua teknologi yang ada secara digital, ciptakanlah inovasi baru guna memajukan Fakultas dan Universitas Pattimura yang dibanggakan. melalui ilmu, inovasi dan pembaharuan, jadikanlah dirimu unggul di persada Nusantara dan bangunlah kejayaan almamater tercinta”. Kepada para lulusan diharapkan untuk tetap menjaga martabat dan kehormatan almamater, kita harus ada di barisan terdepan untuk sama-sama dengan alamamater tercinta dalam rangka membangun Fakultas Pertanian Unpati di Bumi Nusantara tercinta.

Terimakasih disampaikan kepada para dosen,sivitas akademika Fakultas Pertanian Unpatti dan kepada orang tua  atas bimbingan, ilmu, pengalaman serta bantuan yang diberikan kepada kami, juga pengorbanan , waktu dan materi selama proses selama menjadi mahasiswa.

Ketua Senat fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. A. E. Pattiselano, M.Si salam sambutanya mengatakan ditengah pandemi covid 19 proses pendidikan saat ini menghadapi tantangan besar yang mempengaruhi dan merubah sistem pendidikan termasuk mengarah pada pencapaian visi pemerintah melalui program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Menghadapi tantangan ini, maka perguruan tinggi termasuk Fakultas Pertanian harus mempersiapkan proses belajar yang bermutu sesuai standar dalam masa pandemi, hal ini tidak mudah namun melalui kerja keras maka pelayanan yang bermutu menghasilkan lulusan yang bermutu. Senat Fakultas Pertanian mendukung upaya pimpinan Fakultas dalam melakukan kebijakan akademik sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu yang harus dimulai dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan serta dukungan sarana prasarana yang memadai terutama jaringan internet dalam proses belajar mengajar secara daring, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang bermutu seperti pada hari ini.

Lanjutnya pada saat ini senat sudah mengesahkan Kurikulum MBKM masing – masing program studi yang akan di pakai pada semester ganjil 2021. Melalui kurikulum MBKM mahasiswa dapat melakukan proses belajar bukan saja di program studinya sendiri tetapi juga bisa di program studi lain dalam Fakultas yang sama dalam satu Universitas, maupun di luar Universitas baik secara daring maupun luring. Mahasiswa juga bisa melakukan magang dan program KKN yang semuanya mengarah pada penguasaan keterampilan dan memeprcepat masa studi, dengan demikian kurikulum MBKM sangat diperlukan untuk segera diimplementasikan, dengan harapan memeberikan kenyamanan dalam proses belajar mengajar sehingga dapat meningkatkan pemehaman keilmuan yang diperoleh mahasiswa di kampus, didunia usaha, diluar kampus untuk mengahasilkan lulusan yang berkualitas dan siap menciptakan lapangan kerja seperti para lulusan yang diyudicium di hari ini.

Kepada para lulusa yang akan meninggalkan kampus tercinta ini, “Saya menitipkan nama baik almamater, dimanapun saudara berada dan dalam kegiatan apapun jagalah nama baik alamamter dan jangan sampai menodai nama baik almamater sehingga dapat nerugikan masyarakat luas”. Tingkatkan rasa kebersamaan sesame alumni dan bergabunglah pada IKAFTANI Universitas Pttimura. Selamat bagi para sarjana baru. Tutup Prof. Pattiselano.

Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. J. M. Matinahoru mengatakan Fakultas Pertanian sampai pada Yudicium Periode Agustus 2021 telah mengalami peningkatan dalam capaian hasil belajar mahasiswa jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, walupun selama tahun 2021 kita berada dalam pandemi covid 19, dengan hasil pembelajaran yang tidak terlalu mengecewakan hal ini dibuktikan dengan rata-rata IPK diatas 3,23.

Lanjutnya selama 4 tahun terakhir ini beberapa kebijakan terkait peningkatan kualitas pelayanan terhadap proses penyelesaian studi mahasiswa yaitu mendorong mahasiswa untuk menyelesaikan mata kuliah yang belum lulus sesuai dengan nilai standar melalui program semester pendek, melakukan evaluasi terhadap pelayanan Penasehat Akademik melalui control Buku Mentor, melakukan monitoring terhadap dosen pembimbing  skripsi melalui buku Konsultasi Skripsi, mendorong mahasiswa dengan IPK rendah untuk menempuh jalur Non Skripsi, mengintegrasikan KKN dan PKL menjadi KKN Profesi sehingga memperpendek waktu dan melakukan evaluasi pembelajaran tiap semester perkuliahan dengan tindakan – tindakan perbaikan.

“Kepada para sarjana baru dekan berharap agar jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai saat ini, karena ini hanya merupakan langkah awal untuk saudara belajar dan bekerja lebih keras lagi. Ketika saudara berada ditengah masyarakat, saudara kan dianggap sebagai orang yang serba tahu karena itu saya ingin mengajak orang tua untuk tetap mendorong anaknya agar sedapat mungkin bekerja sesuai keahliannya dan sedapat mungkin dapat menciptakan dan menyediakan lapangan kerja bagi orang lain, tidak harus bergantung untuk menjadi PNS, jika tetap ingin menjadi PNS maka disarankan lanjutkan studi ke jenjang S2 agar kurang persaingannya. Bagi para sarjana baru yang ingin mandiri dalam usaha sesuai kompetensi baik di bidang pertanian, peternakan dan kehutanan almamater akan selalu siap untuk membantu terutama dari aspek non financial. “Fakultas Pertanian bertahun-tahun telah mendidik saudara untuk harus mandiri dan untuk itu perlu kalian buktikan nanti di masyarakat”.

Sarjana berasal dari bahasa sansekerta yang artinya orang yang mempunyai kemampuan intelektual dan paripurna dan ke 40 sarjana yang baru di yudicium saat ini harus memiliki kemempuan intelektual dan paripurna dengan artian pola pikir, tingkah laku, tutur kata sudah harus diubah, pemahaman ini disampaikan Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum dalam sambutanya pada Yudicium Fakultas Pertanian.

Panggelaran bukan sekedar formalitas tetapi mengandung makna yang mendalam, saudara diberi tanggung jawab bukan saja mengembangkan diri namun lebih dari itu para lulusan diharapkan menjaga eksistensi sebagai ilmuan dengan cara berkontribusi positif terhadap perubahan dalam masyarakat terutama dibidang pertanian bukan secara teori  melainkan lebih  memprakteknnya dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam masyarakat.

Rektor berharap para lulusan menjadi ilmuan muda yang bertanggung jawab bagi pembangunan bangsa dan Negara, khususnya bagi pembangunan Provinsi Maluku.

Selamat atas keberhasilan saudara-saudara, dan selamat berjuang dimedan gumul yang menanti.

Acara Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Dalam Rangka Yudisium Dan Panggelaran Lulusan Sarjana Periode Agustus Tahun 2021 yang dilakukan secara daring dan luring ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan covid 19.

#UniversitasPattimura
#HumasUnpatti
#YudisiumFakultasPertanian

Leave a Reply

Your email address will not be published.