FKIP UNPATTI GELAR PEGUKUHAN DAN PENGGELARAN LULUSAN 517 CALON SARJANA

UNPATTI,- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura (FKIP Unpatti) gelar Pengukuhan dan Penggelaran Lulusan Program Sarjana (S1) dalam rangka Wisuda Sarjana Universitas Pattimura Periode Desember Tahun 2021 di Student Centre FKIP Unpatti, Jumat (10/12) dihadiri Rektor Universitas Pattimura dan Sivitas Akademika dalam lingkup FKIP. Prosesi Pengukuhan dan Penggelaran tersebut meluluskan 517 mahasiswa yang terdiri dari :

  1. Program Studi Pendidikan Sejarah sebanyak 16 lulusan;
  2. Program Studi Pendidikan Geografi sebanyak 41 lulusan;
  3. Program Studi Pendidikan Ekonomi sebanyak 36 lulusan;
  4. Program Studi Pendidikan PKN sebanyak 15 lulusan;
  5. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia sebanyak 60 lulusan;
  6. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 34 lulusan;
  7. Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman sebanyak 17 lulusan;
  8. Program Studi Bimbingan dan Konseling sebanyak 20 lulusan;
  9. PENJASKESREK sebanyak 38 lulusan;
  10. Program Studi Pendidikan Luar Sekolah sebanyak 27 lulusan;
  11. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebanyak 64 lulusan;
  12. Program Studi Pendidikan Biologi sebanyak 55 lulusan;
  13. Program Studi Pendidikan Kimia sebanyak 39 lulusan;
  14. Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak 26 lulusan;
  15. Program Studi Pendidikan Fisika sebanyak 29 lulusan;

Keputusan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Nomor 1159/UN13.1.3/SK/2021 menjadi dasar pelaksanaan Pengukuhan dan Penggelaran Sarjana hari ini. Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, maka kegiatan tersebut dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dengan mekanisme dan prosedur pembagian ruang yang diatur. Lulusan dengan Predikat Pujian/Cumlaude berlangsung di Student Centre FKIP Unpatti, untuk lulusan dengan Predikat Memuaskan dan Sangat Memuaskan berlangsung di masing-masing prodi dan jurusan.

Lulusan dengan Predikat Pujian atau CUMLAUDE diberi Penghargaan untuk dikukuhkan terlebih dahulu oleh Dekan FKIP, Prof. Dr. Izaak H. Wenno, S.Pd, M.Pd, masing-masing :

  1. Samuel M. Wattimury, Prodi Pendidikan Sejarah, Jurusan Pendidikan IPS, IP Yudisium 4,00
  2. Nur Fatichatul Licha Era Fuji, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, IP Yudisium 3,88
  3. Fitri, Prodi Pendidikan Bahasa Jerman, Prodi Pendidikan Bahasa Jerman, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, IP Yudisium 3,86
  4. Franklin Jason Pangeli, Prodi Pendidikan Bahasa Jerman, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, IP Yudisium 3,81
  5. Cornelia Susanty Maitimu, Prodi Pendidikan Bahasa Jerman, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, IP Yudisium 3,79
  6. Megawati Wonmaly, Prodi Pendidikan Sejarah, Jurusan Pendidikan IPS, IP Yudisium 3,78
  7. Helenvina Fifi Iwane, Prodi Pendidikan Bahasa Jerman, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, IP Yudisium 3,78
  8. Marthina Pattiradjawane, Prodi Pendidikan Ekonomi, Jurusan Pendidikan IPS, IP Yudisium 3,75
  9. Mariana S. Djirlay, Prodi PKN, Jurusan Pendidikan IPS, IP Yudisium 3,75
  10. Iwan S. Simatauw, Prodi Pendidikan Luar Sekolah, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,73
  11. Yully Enita Orno, Prodi Pendidikan Luar Sekolah, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,73
  12. Winda Souissa, Prodi Pendidikan Luar Sekolah, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,70
  13. Fajryani Simal, Prodi PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,68
  14. Cors Motoredjo, Prodi PENJASKESREK, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,67
  15. Adeline Militcya Titaley, Prodi Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan MIPA, IP Yudisium 3,67
  16. Yadi Risaldi, Prodi PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,65
  17. Tahla Sia, Prodi Pendidikan Sejarah, Jurusan Pendidikan IPS, IP Yudisium 3,63
  18. Koce Yen Solissa, Prodi Pendidikan Luar Sekolah, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,62
  19. Anisa Dongkasio, Prodi Pendidikan Luar Sekolah, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,60
  20. Osin Eltina Rumheng, Prodi Pendidikan Geografi, Jurusan Pendidikan IPS, IP Yudisium 3,58
  21. Cecilia Meideline Pattiselanno, Prodi Pendidikan Bahasa Jerman, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, IP Yudisium 3,58
  22. Levinus Laryana, Prodi PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,57
  23. Grasela Muskitta, Prodi PKN, Jurusan Pendidikan IPS, IP Yudisium 3,56
  24. Maya Kasya Latupapua, Prodi Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan MIPA, IP Yudisium 3,55
  25. Abdul Arman, Prodi Pendidikan Geografi, Jurusan Pendidikan IPS, IP Yudisium 3,54
  26. Siti Tuankotta, Prodi Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan MIPA, IP Yudisium 3,54
  27. Sartika Arlanjatdin, Prodi Pendidikan Luar Sekolah, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,52
  28. Prilli Solissa, Prodi Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan MIPA, IP Yudisium 3,52
  29. Dewina Nanuru, PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, IP Yudisium 3,51

Ketua Panitia, Gerald Latuserimala, S.Teol, M.Teol mengatakan Yudisium adalah suatu kegiatan akademik yang berkaitan dengan penerapan nilai dan kelulusan bagi mahasiswa atas seluruh proses akademik, yang didalamnya berisi pengumuman nilai kepada mahasiswa serta penetapan nilai akhir untuk seluruh mata kuliah yang telah ditempuhnya selama mengikuti proses pendidikan di perguruan tinggi.

Beliau juga mengatakan, Yudisium sangat bermakna sebagai penetapan transkip nilai akademik dan keputusan oleh pejabat berwenang tentang lulus atau tidaknya mahasiswa yang menempuh studi selama jangka waktu tertentu.

“Untuk itu bagi mahasiswa Fakultas Kegutuan dan Ilmu Pendidikan yang telah memenuhi syarat secara akademis maupun administratif di saat ini, mereka layak memperoleh gelar sarjana dalam Bidang Pendidikan sebagai pengakuan terhadap pengalaman, kinerja dan hasil belajar mereka”, ujar Ketua Panitia.

Dekan Prof. Wenno mengatakan, menjadi seorang guru harus melalui proses pendidikan profesi guru. Pendidikan profesi guru dalam jabatan di Tahun 2021 sesuai dengan data yang diterima dihasilkan sebanyak 21 dan tidak memenuhi target, sehingga merupakan tantangan terbesar bagi FKIP Unpatti untuk bagaimana di Tahun 2022 dapat mencapai target yang sudah ditentukan.

Beliau juga menyampaikan Selamat atas keberhasilan yang sudah diraih oleh para calon sarjana dan tetaplah belajar sepanjang hayat kandung. “Lakukanlah tugas dan tanggunjawab dengan sebaik-baiknya karena perjalanan masih panjang dan masyarakat sementara menunggu kehadiran saudara untuk mengabdi sesuai bidang ilmu yang dimiliki”, pesan dekan.

Prof. Wenno berharap, kedepan FKIP Unpatti dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, siap bekerja dimana saja dan bukan hanya di Maluku tetapi di Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

“Keberhasilan ini merupakan karya besar Sivitas Akademika dan Tenaga Kependidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura”, tutup dekan.

Sementara itu, Rektor, Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum dalam sambutan mengatakan, menjadi seorang guru harus profesional, yang bertanggungjawab dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan tetapi juga memiliki inovasi-inovasi terbaru. “Inovasi perlu dikembangkan lewat program Kampus Merdeka – Merdeka Belajar yang merupakan peluang bagi lulusan FKIP Unpatti dapat mengembangkan profesi untuk membantu pemerintah di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota”, ujar Prof Saptenno.

Beliau juga menambahkan, almamater merupakan Ibu Asuh, dan Ibu Asuh akan memberikan ASIH (ilmu) untuk mendidik dan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas serta mampu mengabdi ditengah masyarakat.

Prof Saptenno berharap, para lulusan kiranya dapat mengabdi sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki dan mampu mengembangkan inovasi-inovasi terbaru ditengah masyarakat.

SALAM FKIP CERIA….!!!

HOTUMESE…!!!!

#UniversitasPattimura
#HumasUnpatti
#Yudisium517FKIPUnpattiDesember2021

Leave a Reply

Your email address will not be published.