Pelatihan Kewirausahaan Maluku (Basic Entrepreneurship Training)

UNPATTI,- Menggandeng Universitas Pattimura sebagai University Partner,  UNDP, ILO, UNHCR dan UNAIDS bersama dengan SIAP (Social Innovation Acceleration Program) gelar “Pelatihan Kewirausahaan Dasar: Employment and Livelihoo” yang berlangsung tanggal 2 dan 4 Maret 2022 bertempat di Auditorium Universitas Pattimura, dengan mengusung tema “Analisis Peluang Usaha Dan Riset Pasar, Pemasaran Digital, Hingga Pengelolaan Keuangan”.

Kegiatan pelatihan kewirausahaan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa pada masa krisis sosial-ekonomi saat ini, tidak seorangpun akan tertinggal dan termarjinalkan khususnya perempuan, anak muda, penyandang disabilitas serta mereka yang bekerja di sektor ekonomi informal.

Sebelumnya Seminar Online telah dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2022 mengangkat tema “Escape Business Competition through Authenticity” dibawakan oleh Moon L. Marva (Program Advisor SIAP). Pelatihan ini dilanjutkan dengan serangkaian lokakarya atau workshop kewirausahaan dasar, dengan tujuan untuk mengembangkan keahlian kewirausahaan dasar yang mengintegrasikan prinsip-prinsip perspektif gender dan inklusi sosial, dengan berbagai pelatihan yakni :

  1. Perkenalan Program dan Peserta
  2. Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial
  3. Pengantar Kewirausahaan
  4. Analisis Peluang Usaha
  5. Memahami Pasar
  6. Pemasaran Digital
  7. Rencana Keuangan Usaha
  8. Pengelolaan Sumber Daya Manusia
  9. Legalitas
  10. Rencana Keberlanjutan Usaha

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum mengatakan, sebagai mahasiswa harusnya mampu beradaptasi dengan ilmu pengetahuan dan mempelajari situasi yang terjadi ditengah masyarakat serta mampu untuk melakukan berbagai hal dengan kreatif dan inovatif.

Dikatakan pula, Kota Ambon memiliki banyak peluang bisnis khususnya di bidang perikanan dan ilmu kelautan, namun belum difungsikan secara baik oleh mahasiswa. “Kita mempunyai laut dan teluk yang berpotensi termasuk objek wisata, tetapi belum disentuh oleh mahasiswa untuk mengelolah dan menjadikannya sebagai peluang bisnis”, ujar rektor.

Prof. Saptenno menambahkan, pelatihan diibaratkan dengan secerca dari sekian kegiatan yang akan mendorong suatu kegiatan usaha. Kegiatan usaha sangat baik untuk dilakukan karena memberikan masukan-masukan untuk merubah berbagai hal. Harap Prof Saptenno, mahasiswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan memahami prinsip-prinsipnya kewirausahaan serta mampu melakukannya sehingga akan muncul interpreneur muda dan berpotensi.

“Belajar harus seimbang dengan teori dan praktek sehingga akan melahirkan keberhasilan. Kata kunci untuk menjadikan sebuah bisnis berhasil adalah membaca dan menangkap peluang”, tutup rektor.

Wali Kota Ambon, yang diwakili Sekretaris Kota Ambon, Drs. Agus Ririmasse, AP, M.Si dalam sambutan mengatakan, Kota Ambon merupakan pintu utama Provinsi Maluku yang didukung dengan kelengkapan infrastruktur dan sarana penunjang perekonomian yang memadai. Kota Ambon memiliki banyak potensi, didukung dengan sektor pariwisata dimana menjadi salah satu kota di Asia Tenggara, berhasil masuk dalam jajaran kota kreatif berbasis musik yang diakui oleh UNESCO.

“Dengan predikat tersebut maka, sub sektor industri lainnya yakni bisnis pendidikan musik, kreasi musik dan rekaman akan berkembang sehingga Kota Ambon semakin dikenal dan menjadi salah satu kota destinasi wisata domestik maupun mancanegara”, ujar Drs. Ririmasse.Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Beliau berharap, masyakat Kota Ambon khususnya kalangan generasi muda Maluku dapat merespon serta menangkap peluang-peluang tersebut.

“Manfaatkanlah kesempatan berharga, yakni pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas wirausaha baru industi kecil dan menengah di Maluku”, tutup Drs. Ririmasse.

Kegiatan diikuti oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Malulu Drs. M. Nasir Kilkoda (Mewakiki Gubernur Maluku), Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Para Wakil Dekan, dan dapat PErwakilan Dosen Unpatti, para Trainers, Local Associate Elviliana Y.Watopa, Perwakilan Komunitas Jujaro.id, Green Molucass  dan Yayasan Pelangi Maluku, dan Civitas Akademika Unpatti.

#UniversitasPattimura
#HumasUnpatti
#AyoKatongBelajarBerbisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published.