Gelar Yudisium, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan meluluskan 60 Sarjana Baru

UNPATTI,- Sebanyak 60 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dinyatakan lulus dalam Yudisium dan Penggelaran Sarjana, yang dilakukan dalam  Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Yudisium dan Penggelaran Sarjana Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Dalam Rangka Wisuda Sarjana I Universitas Pattimura Periode April 2022, berlangsung di Loby FPIK, Rabu (19/4/22).

Keputusan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Nomor 121/UN13.1.7/SK/2022 menjadi dasar pelaksanaan Yudisium dan Penggelaran Sarjana disaat ini.

Penyerahan Plakat dan Tanda Piagam Penghargaan dari Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Dr. Y. Lopulalan, M.Si diberikan kepada 5 orang lulusan yang dinyatakan lulus dengan predikat “Cumlaude”, atas nama :

  1. Khadija S. Makatita, Program Studi Budidaya Perairan, masa studi 3 tahun 8 bulam dan IPK 3,82
  2. Ayu M. F. Hitipeuw, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, masa studi 3 tahun 8 bulan dan IPK 3,76
  3. Megy O. Luturmas, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, masa studi 3 tahun 8 bulan dan IPK 3,75
  4. Mega O. Luturmas, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, masa studi 3 tahun 8 bulan dan IPK 3,74
  5. Jesica S. Sarimolle, Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, masa studi 3 tahun 8 bulan dan IPK 3,70

Mewakili lulusan, Khadija Sabillah Makatita dalam kesan dan pesannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pimpinan fakultas yang telah mengantarkan kami selaku mahasiswa hingga sampai saat ini. Ucapan terimakasih disampaikannya pula kepada para dosen yang selalu memberikan dukungan dan inspirasi melalui ide-ide, karya, gagasan dan wawasan yang luar biasa. Perjalanan yang menjadi pengalaman kami saat duduk di bangku perkuliahan hingga detik ini mungkin tidaklah udah. Banyak sekali rintangan dari berbagai aspek termasuk rintangan berupa rasa malas, lelah dan putus asa dalam melaksanakan kuliah hingga mengkonstruksi tugas akhir atau skripsi.

Khadija mengatakan, perjalanan ini tentunya tidak luput dari dukungan dan bimbingan para dosen juga dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu, ilmu, saran serta motivasi hingga kami dapat menyelesaikan studi.

“Tanpa jasa dari para dosen maupun dosen pembimbing, kami bukanlah siapa-siapa. Kami sadar sering lari dari tanggungjawab sebagai mahasiswa. tidak ada yang bisa kami berikan untuk membalas semua jasa dari para dose juga dosen pembimbing”, ungkatnya.

Dikatakan pula, dengan mendapatkan gelar Sarjana Perikanan beukanlah akhir dari perjalanan proses pembelajaran. Belajar merupakan suatu kewajiban, belajar bisa dimanapun dan kapanpun bahkan menjadi salahpun adalah pembelajaran.

“Albert Einstein mengatakan bahwa a person who never made a mistake will never tried anything new, seseorang yang tidak pernah berbuat salah maka tidak akan pernah mencoba sesuatu yang baru. Dari pepatah ini kita belajar bahwa segala sesuatu dapat kita jadikan sebagai sebuah pembelajaran dan menjadi salahoun adalah sebuah pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya”, tutur Khadija.

Harapannya, semoga kami menjadi lulusan yang unggul secara ilmu pengetahuan dan memiliki budi pekerti luhur tinggi, sehingga dapat membanggakan almamater FPIK juga Perguruan Tinggi Universitas Pattimura.

“Dunia yang kami hadapi kedepannya sangatlah keras karena tidak semua hal terasa mudah. Maka selalu ingatlah bahwa rasa bangga yang ada di hati pada hari ini sebagai kekuatan kita menghadapi hari esok. Percayalah pada diri sendiri, dalami bagian kita dan belajar hal-hal lain sebagai pendukung, selalu sertakan Tuhan dan orang tua dalam setiap keputusan yang kita ambil”, tutupnya.

Sementara itu, Dekan Dr. Y. Lopulalan, S.Pi, M.Si dalam sambutan mengatakan, patut bersyukur dan bangga bahwa kita boleh melaksanakan yudisium dan penggelaran sarjana bagi 60 lulusan selama masa kerja 4 bulan. Hal ini tentunya memperlihatkan prestasi kerja juga kinerja yang telah ditunjukkan oleh Sivitas Akademika FPIK Unpatti. selain itu para lulusan juga mesti dibekali dengan sertifikat pendamping ijasah yang dapat menjadi penunjang bagi mereka dalam mencari lapangan pekerjaan.

“Ruang mahasiswa dapat memilikin sertifikat pendamping ijasah ini telah terbuka ketika saat kita ada dalam era Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dimana mahasiswa diberi kebebasan untuk ada dalam pilihan-pilihan untuk mengembangkan diri mereka sehingga diharapkan setelah lulus nanti mereka telah memiliki keterampilan tambahan yang dibutuhkan di dunia kerja”, tandasnya.

Dikatakan pula, FPIK Unpatti telah memiliki Tempat Uji Kompetensi (TUK) dimana ada beberapa dosen telah memiliki setifikat sebagai assesor LSP, KKP dan BRIN. Pada bulan Maret Tahun 2022 ada 2 tenaga dosen yang diikuti dalam pelatihan yang diinisiasi oleh BRIN dalam rangka pembentukan TUK dan juga terkait dengan uji kompetensi yang dapat dilakukan pada fakultas ini, sehingga kedepan FPIK memiliki 2 LSP yang dapat memberi kesempatan tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga instansi lain serta masyarakat untuk memperoleh setifikat kompetensi sesuai dengan keterampilan dan disesuaikan dengan TUK dan LSP pada FPIK.

Lanjut dikatakan, tantangan pekerjaan dari para lulusan semakin sulit apalagi ketika masih menginginkan menjadi ASN. Dengan demikian para lulusan tidak hanya bangga dengan ijasah yang diperoleh tetapi juga memperkaya diri dengan ketrampilan lainnya yang dapat dijadikan bekal untuk membuka lapangan pekerjaan.

“Para lulusan harus membuktikan kepada masyarakat bahwa anda memiliki kualitas untuk memecahkan peroalan yang dihadapi masyarakat terutama dalam bidang keahlian yang anda tekuni”, tegas dekan.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistim Informasi, Dr. Muspida, M.Si dalam sambutaan mengatakan hari ini telah membuktikan kepada orangtua dan juga almamater bahwa anda telah berhasil dan menyandang gelar Sarjana Perikanan. Sangatlah menarik bahwa ada 5 orang lulusan yang berhasil meraih predikat Cumlaude dengan masa studi 3 tahu 8 bulan. Akselerasi ini perlu untuk dilakukan karena kedepan tantangan pendidikan semakin kuat yang akan dihadapi sehingga proses belajar bukan hanya sebatas mendapatkan ijasah, tetapi pengabdian kita ditengah masyarakat akan teruji.

Dikatakan pula, perlu adanya kolaborasi sehingga munculnya bakat-bakat kewirausahaan muda yang dapat diterjunkan ditengah masyarakat sehingga bukan menjadi beban masyarakat akan tetapi pencipta lapangan masyarakat. Lanjutnya, lulusan universitas kedepan bukan hanya melahirkan calon pekerja saja, tetapi akan melahirkan lulusan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Dr. Muspida memberikan apresiasi kepada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura karena bukan hanya memiliki Program Strata Satu (S1), tetapi memiliki Program Magister (S2) juga Program Doktor (S3) sehingga melahirkan doktor-doktor yang kompeten dan memiliki dasar daya saing di dunia internasional maupun nasional.

“Jangan pernah berhenti belajar, karena ini hanya merupakan gambaran awal untuk meraih sebuah kesuksesan. Teruslah belajar, karena anda akan diperhadapkan dengan dunia pekerjaan tetapi juga tantangan kehidupan”, pesan Dr. Muspida.

Selamat dan Sukses. Hotumese…!!!

#UniversitasPattimura
#HumasUnpatti
#YudisiumFPIKApril2022

Leave a Reply

Your email address will not be published.